Konfigurasi DNS Forwarder untuk Router NAT

Ditulis pada tanggal 22 May 2009 oleh Aditya Perdana

Biasanya aku menggunakan ini saat menbangun router NAT. Tujuannya untuk memudahkan aku dalam melakukan managemenisasi DNS apabila ada perubahan ISP di kampus. Jadi gak perlu ke masing-masing client di tiap-tiap fakultas untuk mengganti IP Address DNS satu per satu… itu sangatlah melelahkan dan tidak efisien :p

Misalkan aku membangun sebuar router NAT dengan konfigurasi Address seperti ini :

Eth0 = Wan Address (10.1.1.212/24)

Eth1 = Local Address (192.168.1.1/24)

IP Address 192.168.1.1 akan menjadi Address Gateway dan Address DNS untuk di masing-masing komputer Client. Yang perlu aku lakukan adalah menginstall Bind yang akan difungsikan sebagai DNS Forwarder. Disini aku menggunakan distro debian yang berperan sebagai router NAT (distro lain dapat dilakukan hal yang sama).

Install Bind :

apt-get install bind9

Mengkonfigurasi DNS Forward :

nano /etc/bind/named.conf.options

Edit dan tambahkan Address DNS dari ISP kita :

forwarders {
202.xxx.xxx.xxx;
202.xxx.xxx.xxx;
};

Selanjutnya arahkan DNS pada router NAT dengan Address loopback

nano /etc/resolv.conf

Edit dan tambahkan :

nameserver 127.0.0.1

Main-main di router NAT-nya sudah selesai, selanjutnya tinggal mengkonfiruasi Client saja dengan Address Gateway dan DNS Address yang sama yaitu 192.168.1.1

Catatan : Jika Router NAT kita menggunakan Firewall maka silahkan dibuka Port 53 UDP dan TCP pada Chain INPUT.

Bookmark artikel ini :
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • MySpace
  • PDF
  • RSS
  • Slashdot
  • Technorati
  • Twitter
  • Yahoo! Bookmarks


Baca Juga
  1. NAT di Cisco Router
  2. Load Balance Cisco Router
  3. Cisco Router with Proxy Server FreeBSD — Transaparent
  4. Debian (or other linux…) Router (NAT + Basic Firewall)
  5. Sedikit Konfigurasi Apache di Slackware 12 untuk modul php & SSL
  6. Konfigurasi & Optimasi Kernel FreeBSD
  7. Squid High Performance : Setidaknya untuk Aku :)
  8. Next Chapter : Installasi & Konfigurasi DNS Server dengan DJBDNS
  9. Konfigurasi reportit [cacti plugins]
  10. Install Ubuntu from my local network
  11. Install & Configure SNMP on Debian Lenny
  12. Panduan Lengkap DNS dan Bind
  13. Konfigurasi SSL pada Slackware 12.0
  14. Router di OpenBSD (pf.conf)
  15. Wireless Tool Manager (Wicd) untuk GNU/Linux
  16. Allowed FTP Akses
  17. Gateway di Mesin Slackware
  18. Bermain WiFi sebentar
  19. squid dalam BOX Slackware koe…
  20. Install SNMP di Slackware 10


Comments (3)

 

  1. DNS – Domain Name System. Merupakan layanan di Internet untuk jaringan yang menggunakan TCP/IP.
    Layanan ini digunakan untuk mengidentifikasi sebuah komputer dengan nama bukan dengan menggunakan
    alamat IP (IP address). Singkatnya DNS melakukan konversi dari nama ke angka. DNS dilakukan secara
    desentralisasi, dimana setiap daerah atau tingkat organisasi memiliki domain sendiri. Suatu sistem database yang
    mengizinkan aplikasi TCP/IP menterjemahkan nama host ke dalam satu IP address. DNS (Domain Name Service)
    merupakan servis di Internet untuk network yang menggunakan TCP/IP.

    Semoga bermanfaat.

    Salam dari kami :
    KOMUNITAS PELAJAR ILMU KOMPUTER INDONESIA

  2. vb says:

    Thank’s banget

  3. vb says:

    For all your science

Jangan lupa add Saya juga disini:
Add to Technorati Favorites

Berikan Komentar Anda

:) :( :d :"> :(( \:d/ :x 8-| /:) :o :-? :-" :-w ;) [-( :)>- more »

CommentLuv Enabled