Install Grub pengganti Lilo di Slackware

Ditulis pada tanggal 8 December 2007 oleh Aditya Perdana

Bagi yang gak suka dengan boot loader default Slackware yaitu lilo seperti saya, mari kita ganti boot loadernya :p Saya biasanya lebih suka menggunakan grub sebagai default boot loader di PC saya… Apa she boot loader itu ? Boot loader adalah sebuah interface yang memungkinkan kita untuk memilih sistem operasi pada saat booting, biasanya untuk penggunaan multi-OS pada sebuah PC.

Bagi yang memiliki CD ke-3 Slackware 12 bisa mengambil package grub installer yang ada di directory extra, kebetulan saya memilikinya jadi gak perlu repot-repot cari di repository slackware yang ada di internet dech :D

Disini yang saya butuhkan hanya 1 buah package grub-0.97-i486-3.tgz untuk menginstallnya di mesin slackware sebagai pengganti lilo (linux loader) -nya Slackware.

Pertama silahkan login terlebih dahulu sebagai root untuk menginstall grub :

$ su
# cd /media/Slack12d3/extra/grub
# installpkg  grub-0.97-i486-3.tgz

Sampai disini saya akan membuat sendiri saja file menu.lst yang akan mengatur konfigurasi OS pada grub :

# cd /boot/grub
# touch menu.lst
# vim menu.lst

Konfugurasi grub saya seperti ini, dengan 2 OS (Slackware & Windows) yang ada di dalamnya :

default          1
timeout         10

## ## Default Options ##

title                 Linux Slackware 12
root                (hd0,7)
kernel             /boot/vmlinuz root=/dev/sda8 ro vga=773

title                 Mikocok Windows XP
rootnoverify    (hd0,0)
makeactive
chainloader +1

Wah… kok ada windows-nya… :)) jadi malu nech… soalnya PC desktop dirumah cuman ada satu jadi pakenya terkadang gantian sama adik yang masih suka maen game dan ngerjain tugas-tugas sekolahnya… ;))

Oke, lanjut dech. Bagi yang sudah terbiasa meng-otak-atik grubnya, saya kira gak ada masalah dalam membuat file ini. Konfigurasi dalam menu.list ini juga bisa mengambil acuan dari file konfigurasi /etc/lilo.conf yang sudah ada sebelumnya. Atau bagi yang gak ngeri sama sekali disini bisa menjalankan tools seperti “grubconfig�? , tools ini sama seperti liloconfig yang ada di slackware… :D

Jika file menu.lst-nya udah selesai maka saya akan melihat konfigurasi yang ada pada file /boot/grub/device.map kemudian periksa dan hapus yang kira-kira tidak diperlukahn, seperti pada PC saya map floppy saya hapus karena saya tidak menggunakan floppy disk (disket). Selesai sudah apa-apa yang perlu saya konfigurasi selanjutnya yang terakhir saya akan mengisntall grub di HD pertama saya dalam hal ini /dev/sda… (sda = untuk HD sata pertama saya). Bagi yang menggunakan tools grubconfig sudah tidak perlu sampai ke tahap ini karena grubnya sudah terinstall memalui menu wizard yang sudah ada :P

# grub-install /dev/sda

Selesailah sudah boot loader grub pengganti lilo di mesin slackware… coba dech liat perubahannya saat booting nanti… apa bener udah berubah… ;))

Bookmark artikel ini :
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • MySpace
  • PDF
  • RSS
  • Slashdot
  • Technorati
  • Twitter
  • Yahoo! Bookmarks


Baca Juga
  1. Install driver nVidia di Slackware 12
  2. Install SNMP di Slackware 10
  3. Membuat Administrasi Sistem Slackware senyaman Ubuntu
  4. Install dan Remove Package di Slackware
  5. Mengisntall driver ATI di Slackware
  6. My Slackware 12 with LVM
  7. Sedikit Konfigurasi Apache di Slackware 12 untuk modul php & SSL
  8. squid dalam BOX Slackware koe…
  9. Gateway di Mesin Slackware
  10. Install & Configure SNMP on Debian Lenny
  11. Konfigurasi SSL pada Slackware 12.0
  12. Install Ubuntu from my local network
  13. Install PlanetPlanet (Blog Aggregator)
  14. Basic Installation Slackware For My Server
  15. Auto mount hard drive di Ubuntu Jaunty
  16. FreeBSD Kernel : Upgrade Release ke Stable
  17. Next Chapter : Installasi & Konfigurasi DNS Server dengan DJBDNS
  18. Debian (or other linux…) Router (NAT + Basic Firewall)
  19. Ubuntu 9.10 (Karmic Koala) Release
  20. Installing Flash Player for Firefox


Comments (1)

 

  1. Nggak usah malu pake Windows. Hampir semua pengguna Linux di Indonesia dual boot kok dengan Windows. Hanya ada yang jujur mengatakan pakai windows, dan ada yang sok nggak make windows. Padahal 80% aktifitasnya di windows :)

Jangan lupa add Saya juga disini:
Add to Technorati Favorites

Berikan Komentar Anda

:) :( :d :"> :(( \:d/ :x 8-| /:) :o :-? :-" :-w ;) [-( :)>- more »

CommentLuv Enabled