Archive for the Tutorial Category

101 Trik Photoshop (Video)

Ditulis pada tanggal 7 March 2010 oleh Aditya Perdana No Comments

Deke McClelland dari deke.com baru-baru ini merilis sebuah video tutorial Photoshop yang akan mengupas tuntas 101 trik photoshop, yang semua dikemas dalam sebuah video berdurasi 5 menit. Berikut ini Anda dapat mendownload video dalam 2 versi yang berbeda, kualitas standar Quicktime format atau format M4V berkualitas tinggi (untuk iPod, iPhone).

Download standard quality | High quality

Tutorial Menggunakan HJSplit

Ditulis pada tanggal 16 February 2010 oleh Aditya Perdana No Comments

Dalam beberapa postingan saya sering menginformasikan mengenai film maupun software terbaru berikut link download -nya. Beberapa diantaranya ada yang perlu menggunakan software HJSplit untuk menggabungkan part-part hasil downloadannya. Karena terkadang ada yang menanyakan bagaimana cara menggabungkan part-part hasil download yang telah dilakukan. Maka saya berinisiatif untuk membuat sebuat panduan singkat ini, semoga ada manfaatnya.

Tutorial Menggunakan HJSplit

Apa itu sebenarnya software HJSplit ?  HJSplit adalah sebuat software atau program komputer untuk memecah file digital kedalam beberapa file-file yang lebih kecil. Biasanya seseorang memecah file-filenya yang berukuran lebih besar menjadi file yang lebih kecil, hal ini dilakukan untuk kepentingan upload file di internet. Seperti upload di Rapidshare, 4shared.com dan lain sebagainya yang membatasi file dengan besar 100 MB untuk sekali upload.

Selengkapnya »

Membangun Image Hosting Sendiri

Ditulis pada tanggal 2 January 2010 oleh Aditya Perdana 4 Comments

membangun image hosting sendiriKarena untuk keperluan blogging yang biasanya saya ketika membuat tulisan selalu menyisipkan gambar objek yang saya bahas, akhirnya saya mebangun atau membuat sendiri image hosting seperti www.imageshack.us -lah. Saya sebelumnya memang mengandalkan www.imageshack.us untuk keperluan image atau foto hosting buat seluruh artikel blog-blog saya, namun karena semakin lama sepetinya performanya agak susah dan lambat akhirnya timbul keinginan untuk membuat sendiri.

Setelah berselancar kesana-kemari akhirnya ketemu php script yang lumayan simpel and cukup handal buat dicoba yaitu Scripteen Free Image Hosting Script. Scripteen Free Image Hosting Script kita akan sangat mudah membangun sebuah image hosting sederhana berbasis ajax dengan kecepatan upload yang luar biasa. Fitur-fitur bawaannya pun cukup lengkap dengan antar muka yang sangat user friendly. Dan satu hal lagi yang paling penting ini adalah gratis.

Proses installasinya pun sangat mudah sekali. Layaknya ketika kita menginsall wordpress sendiri. Jadi untuk installasi tentu tidak ada masalah. Berikut ini langkah-langkah installasinya :

Selengkapnya »

Tags: image hosting

Filed Under: Tutorial

Mini File Host like Rapidshare

Ditulis pada tanggal 6 October 2009 oleh Aditya Perdana 7 Comments

Sebenarnya cuman iseng-iseng aja pingin buat file server buat bertukar file-file besar sama temen-temen diluar karena jika bertukar file-file besar lewat email tentu tidak memungkinkan atau jika menggunakan file share diluar seperti rapidshare.com ziddu.com 4shared.com, dll sayang bandwidth upstreamnya kebuang. Jadinya mending buat sendiri, upload ke server sendiri trus temen diluar sana suruh download sendiri ;))

Konsepnya pingin buat file share seperti rapidshare.com, tentu sudah tahu semua kan… jadi user tinggal upload file dengan besar maximal yang sudah batasin kemudian akan diberi link buat download dan link untuk menghapusnya :)

Disini saya menggunakan Mini File Host dari Galaxy Scripts. Langkah-langkah konfigurasinya cukup mudah bahkan sangat mudah :D

Selengkapnya »

Tags: file, host, rapidshare, Server

Filed Under: Tutorial

Install PlanetPlanet (Blog Aggregator)

Ditulis pada tanggal 24 August 2009 oleh Aditya Perdana 1 Comment

install planetplanet blog aggregatorSaat ini perkembangan dan pertumbuhan blog di indonesia khususnya semakin cepat dan banyak jumlahnya. Dengan sekain banyaknya jumlah para blogger yang ada saat ini, maka timbuh keinginan untuk membuat sebuah media yang dapat mengumpulkan para blogger tersebut dalam satu tempat. Hal inilah yang membuat sebuah blog aggregator lahir. Blog aggregator adalah sebuah media yang didalamnya berisi kumpulan feed/rss dari blog-blog para pesertanya. Banyak sekali blog aggregator yang ada saat ini, seperti planetplanet, wordpress dengan plugins agregatenya, dan serendipity. Hal inipun dapat menjadi sarana efektif untuk melihat keaktifan anggota-anggota suatu komunitas.

Pemanfaatan blog aggregator yang ada saat ini sangat banyak sekali, diantaranya adalah blog aggregator untuk komunitas-komunitas seperti planet ubuntu indonesia (komunitas pengguna ubuntu), planet slackware indonesia (komunitas pengguna slackware), planet terasi (komunitas umum), dan masih banyak lagi yang lainnya. Blog aggregator yang memiliki tema khusus (tematik) seperti planet ubuntu atau planet slackware banyak membuat artikel-artikel khusus dari para anggota sesuia temanya masing-masing. Jadi, dari feed/rss blog anggotanya hanya yang artikel-artikel yang memiliki tema ubuntu/slackware saja yang akan di aggregate ke blog aggregator.

Blog aggregator ini akan mempermudah kita ketika ingin mencari informasi tertentu karena tulisan/artikel yang di tayangkan sangat banyak dan beragam karena merupakan kumpulan dari para blogger anggota lainnya. Untuk itulah saya berkeinginan untuk membuat blog aggregator untuk komunitas-komunitas saya. Rencananya saya akan membuat blog aggregator untuk para blogger Ilmu Komputer  (ilkom) Universitas Mulawarman dan aggregator untuk para Blogger Samarinda.

Selengkapnya »

Tags: aggregator, blog, planet

Filed Under: Tutorial

Membuat Favicon Sendiri dengan Photoshop CS

Ditulis pada tanggal 2 August 2009 oleh Aditya Perdana No Comments

membuat favicon icon web sendiri dengan photoshopFavicon atau favorites icon juga dikenal sebagai website icon, shortcut icon, url icon, atau penunjuk icon. Favicon berdimensi 16 x 16 pixel yang berkaitan dengan gambaran umum dari suatu situs / blog yang diwakilinya. Saat ini Favicon sudah dapat ditampilkan hampir pada semua browser seperti Mozilla Firefox, Opera, Internet Explorer, dan sebagainya dengan syarat situs / blog tersebut  sudah mempunyai favicon-nya sendiri.

Untuk membuat Favicon kreasi kita sendiri, kita dapat melakukannya dengan menggunakan software pengolahan gambar seperti Adobe Photoshop dan plugins File Format photoshop agar hasil gambar yang kita buat dapat di simpan dengan format Windows Icon yang extention *.ico . Disini saya mencontohkan membuat Favicon untuk weblog saya ini yang menggunakan engine wordpress.

Untuk plugins File Format (Icon) photoshop dapat didownload disini. Disana Anda pilih sesuai sistem operasi yang Anda gunakan. Setelah Anda donwload, extraklah (bagi yang menggunakan sistem opreasi windows xp) di dalam folder “\Plug-ins\File Formats” pada folder program file-nya Adobe. Dalam kasus saya, saya mengextraknya pada folder “C:\Program Files\Adobe\Adobe Photoshop CS4\Plug-ins\File Formats” .

Selengkapnya »

Tags: favicon, photoshop

Filed Under: Tutorial

Install & Configure SNMP on Debian Lenny

Ditulis pada tanggal 25 May 2009 oleh Aditya Perdana 3 Comments

Tadi di Kantor mau install SNMP buat monitoring pernangkat router PC dengan distro debian, eh taunya lupa lupa ingat gimana konfigurasinya. Ya, supaya laen kali gak lupa lupa ingat (yang mirip judul lagunya band Kuburan ) ya di catat aja dech dulu :p

Pertama yang dilakukan adalah mengganti source address dari source list debian ke arah mirror lokal di komo, lengkapnya bisa liat di catatan aku sebelumnya.

selanjutnya tinggal install snmp & snmpd nya :

apt-get install snmp snmpd

selanjutnya mengkonfigurasi snmpd.conf, yang perlu di edit hanya beberapa baris saya seperti :

#       sec.name  source          community
#com2sec paranoid  default         public
com2sec readonly  default         public
#com2sec readwrite default         private

Setelah itu edit bagian “System contact information” :

syslocation xborneo (configure /etc/snmp/snmpd.local.conf)
syscontact utuhkulalil <root@localhost> (configure /etc/snmp/snmpd.local.conf)

Selengkapnya »

Konfigurasi DNS Forwarder untuk Router NAT

Ditulis pada tanggal 22 May 2009 oleh Aditya Perdana 3 Comments

Biasanya aku menggunakan ini saat menbangun router NAT. Tujuannya untuk memudahkan aku dalam melakukan managemenisasi DNS apabila ada perubahan ISP di kampus. Jadi gak perlu ke masing-masing client di tiap-tiap fakultas untuk mengganti IP Address DNS satu per satu… itu sangatlah melelahkan dan tidak efisien :p

Misalkan aku membangun sebuar router NAT dengan konfigurasi Address seperti ini :

Eth0 = Wan Address (10.1.1.212/24)

Eth1 = Local Address (192.168.1.1/24)

IP Address 192.168.1.1 akan menjadi Address Gateway dan Address DNS untuk di masing-masing komputer Client. Yang perlu aku lakukan adalah menginstall Bind yang akan difungsikan sebagai DNS Forwarder. Disini aku menggunakan distro debian yang berperan sebagai router NAT (distro lain dapat dilakukan hal yang sama).

Install Bind :

apt-get install bind9

Mengkonfigurasi DNS Forward :

nano /etc/bind/named.conf.options

Edit dan tambahkan Address DNS dari ISP kita :

forwarders {
202.xxx.xxx.xxx;
202.xxx.xxx.xxx;
};

Selengkapnya »

Debian (or other linux…) Router (NAT + Basic Firewall)

Ditulis pada tanggal 21 May 2009 oleh Aditya Perdana No Comments

Sekedar catatan kecil untuk membuat router dengan distro GNU/Linux dengan Firewall standart. Disini hanya sebuah contoh menggunakan distro debian, prinsipnya dapat digunakan pada distro GNU/Linux apa saja… yang aku lakukan hanya melakukan NAT untuk keperluan sharing internet dan filtering traffic berdasarkan port service tertentu.

Yang aku lakukan untuk membuar router nat adalah dengan meletakkan barisan script dibawah ini pada file /etc/rc.local agar script tersebut dapat di load secara otomatis pada saat linux box kita boot up.

#—————————————————————
# Enable IP Forward
#—————————————————————
echo “1″ > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward

#—————————————————————
# Module kernel for Connection Tracking NAT FTP
#—————————————————————
modprobe ip_nat_ftp

#—————————————————————
# Flush all rules
#—————————————————————
/sbin/iptables -F
/sbin/iptables -t nat -F

Selengkapnya »

Disk quotas

Ditulis pada tanggal 8 April 2009 oleh Aditya Perdana No Comments

Server yang aku gunakan adalah debian :

apt-get install quota quotatool

nano /etc/fstab

# /etc/fstab: static file system information.
#
# <file system> <mount point>   <type>  <options>       <dump>  <pass>
proc            /proc           proc    defaults        0       0
/dev/mapper/enggang-root /    ext3   defaults,errors=remount-ro 0   1
/dev/sda1       /boot   ext3    defaults        0       2
/dev/mapper/enggang-home /home   ext3   defaults,usrquota,grpquota        0       2
/dev/mapper/enggang-tmp /tmp   ext3    defaults        0       2
/dev/mapper/enggang-usr /usr   ext3    defaults        0       2
/dev/mapper/enggang-var /var   ext3    defaults        0       2
/dev/mapper/enggang-swap_1 none   swap    sw              0       0
/dev/scd0       /media/cdrom0   udf,iso9660 user,noauto     0       0

touch /quota.user /quota.group
chmod 600 /quota.*
mount -o remount /home

quotacheck -avugm
quotaon -avug

Untuk melakukan limit gunakan perintah :

quotatool -u <nama_user> -bq 200M -l ‘250 Mb’ /home

atau dengan perintah

edquota <nama_user>

Selesai !!!

« Older Entries