Archive for the Networking Category

Dukung Gerakan Internet Sehat

Ditulis pada tanggal 11 July 2010 oleh Aditya Perdana No Comments

dukung gerakan internet sehat internet bersih internet amanDukung Gerakan Internet Sehat!, tidak sebesar dan sedahsyat judulnya, apa yang saya lakukan disini. Tidak apalah, paling tidak saya dapat melakukannya mulai dari yang kecil dan terdekat dengan saya. Apa hal terkecil dan terdekat itu ?

Dalam kesempatan ini sebenarnya saya ingin bercerita sedikit tentang mengapa saya sangat men-dukung gerakan internet sehat. Ini mengingat aktifitas saya sehari-hari yang selalu berhubungan dengan dunia internet dan juga keluarga saya baik adik-adik saya maupun kedua orang tua saya. Sebagai orang yang sedikit memiliki pengetahuan lebih tentang dunia internet diantara masng-masing anggota keluarga saya, saya ingin sedikit memproteksi sisi negatif dari internet.

Mengapa perlu diproteksi ? Hal ini mengacuk fakta bahwa tidak seluruh isi atau konten yang ada di Internet dapat bermanfaat bagi kita. Beberapa isinya bahkan cenderung merugikan kita, keluarga, anak-anak dan murid. Materi yang merugikan tersebut terdapat di situs-situs negatif, misalnya pornografi, madat, rasisme, kekerasan dan perjudian. Di Internet dapat pula terjadi pelanggaran privasi, perendahan martabat dan pelecehan seksual ringan maupun berat. Hal itulah yang membuat penggunaan dan pemanfaatan internet perlu di kontrol dan hal ini juga yang membuat munculnya istilah internet sehat.

Hal terkecil dan terdekat yang saya lakukan atas dukungan saya terhatap gerakan internet sehat adalah menyediakan internet bersih dan aman dari konten-konten negatif seperti yang sudah saya sebutkan diatas. Hal kecil tersebut adalah dengan mengaplikasikan penggunaan DNS Nawala yang memang didesain untuk memfilter atau menyaring konten-konten negatif. DNS Nawala secara spesifik akan memblokir jenis konten negatif yang tidak sesuai dengan peraturan perundangan, nilai dan norma sosial, adat istiadat dan kesusilaan bangsa Indonesia seperti pornografi dan perjudian.

Dan hal kecil inilah yang sudah saya aplikasikan kepada keluarga saya sejak pertama kali ada internet dirumah kami. Jadi, Keluarga Saya – Keluarga Kami sudah mendukung pemanfaatan internet sehat yang bersih dan aman bagi Bangsa Indonesia… :D

RouterBoard (RB1100) Launching

Ditulis pada tanggal 27 May 2010 oleh Aditya Perdana No Comments

mikrotik routerboard rb1100

Pagi ini saya mendapat email dari Mikrotik Indonesia (Citra Web Nusa Infomedia) tentang produk RouterBoard terbaru yatu RB1100 yang telah di launching dan akan segera dipasarkan per tanggal 31 Mei 2010. Produk RouterBoard 1100 (RB1100) ini memiliki lebih banyak keunggulan dari versi terdahulunya yaitu RouterBoard 1000 (RB1000)  salah satunya adalah jumlah Gigabit portnya yang berjumlah 13 port. Sayangnya untuk sementara pemesanan produk terbaru ini dibatasi hanya boleh membeli 2 unit setiap account-nya.

Berikut ini spesifikasi lengkap RB1100 :

CPU: PowerPC MPC8544 network processor
Memory: SODIMM DDR Slot, 512MB installed, support up to 1.5GB
Boot loader: RouterBOOT, 1Mbit Flash chip
Data storage: Onboard NAND memory chip
Ethernet:13 pcs 10/100/1000 Mbit/s Gigabit Ethernet with Auto-MDI/X, includes switch to enable auto by pass on 2 ports
miniPCI: none
Storage: Two microSD slots
Serial port: One DB9 RS232C asynchronous serial port
Beeper: Present
Power options: IEC C14 standart connector 110/220V
Fan: Dual fan with failover support
Case: 1U 19″ rack mount
Operating System: MikroTik RouterOS v4, Level6 license

Installasi dan Konfigurasi SNMP pada Linux Debian Lenny

Ditulis pada tanggal 25 May 2009 oleh Aditya Perdana 4 Comments

Kembali lagi dalam artikel saya tentang tutorial komputer dan tips komputer tentang bagaimana caranya melakukan installasi dan konfigurasi SNMP pada Linux Debian Lenny. Kiranya saya sudah cukup lama tidak menulis artikel tentang belajar linux, dan pada kesempatan kali ini saya akan mencoba melakukan installasi dan konfigurasi SNMP pada linux debian lenny yang tentunya sangat mudah sekali.

Sebenarnya artike ini saya buat karena tadi pagi di Kantor mau install SNMP buat monitoring pernangkat Router PC (temukan artikel tutorial komputer saya tentang bagaimana membangun Router PC) dengan linux debian, eh taunya lupa lupa ingat gimana konfigurasinya. Ya, supaya laen kali gak lupa lupa ingat (yang mirip judul lagunya band Kuburan ) ya di catat aja dech dulu :p

Pertama yang dilakukan adalah mengganti source address dari source list linux debian ke arah mirror lokal di komo, lengkapnya bisa liat di catatan aku sebelumnya.

selanjutnya tinggal install snmp & snmpd nya :

apt-get install snmp snmpd

selanjutnya yang perlu kita lakukan adalah melakukan konfigurasi SNMP pada file snmpd.conf, yang perlu di edit hanya beberapa baris saya seperti :

#       sec.name  source          community
#com2sec paranoid  default         public
com2sec readonly  default         public
#com2sec readwrite default         private

Setelah itu edit bagian “System contact information” :

syslocation xborneo (configure /etc/snmp/snmpd.local.conf)
syscontact utuhkulalil <root@localhost> (configure /etc/snmp/snmpd.local.conf)

sampai disini konfigurasi SNMP untuk file /etc/snmp/snmpd.conf

selanjutnya edit kembali file /etc/default/snmpd dan edit bagian ini :

SNMPDOPTS=’-Lsd -Lf /dev/null -u snmp -I -smux -p /var/run/snmpd.pid 127.0.0.1′

menjadi

SNMPDOPTS=’-Lsd -Lf /dev/null -u snmp -I -smux -p /var/run/snmpd.pid’

Terakhir restartlah service snmpd :

/etc/init.d/snmpd restart

Sampai sini telah selesai semua apa apa yang perlu di konfigurasi SNMP pada linux debian kita, selanjutnya tinggal di cek apakan dapat terbaca snmp nya baik dari luar maupun dari dalam mesin :

snmpwalk localhost -c public -v1
snmpwalk 192.168.32.161 -c public -v1

Catatan : Address 192.168.32.161 = Address Node yang akan di monitoring

Konfigurasi DNS Forwarder untuk Router NAT

Ditulis pada tanggal 22 May 2009 oleh Aditya Perdana 3 Comments

Biasanya aku menggunakan ini saat menbangun router NAT. Tujuannya untuk memudahkan aku dalam melakukan managemenisasi DNS apabila ada perubahan ISP di kampus. Jadi gak perlu ke masing-masing client di tiap-tiap fakultas untuk mengganti IP Address DNS satu per satu… itu sangatlah melelahkan dan tidak efisien :p

Misalkan aku membangun sebuar router NAT dengan konfigurasi Address seperti ini :

Eth0 = Wan Address (10.1.1.212/24)

Eth1 = Local Address (192.168.1.1/24)

IP Address 192.168.1.1 akan menjadi Address Gateway dan Address DNS untuk di masing-masing komputer Client. Yang perlu aku lakukan adalah menginstall Bind yang akan difungsikan sebagai DNS Forwarder. Disini aku menggunakan distro debian yang berperan sebagai router NAT (distro lain dapat dilakukan hal yang sama).

Install Bind :

apt-get install bind9

Mengkonfigurasi DNS Forward :

nano /etc/bind/named.conf.options

Edit dan tambahkan Address DNS dari ISP kita :

forwarders {
202.xxx.xxx.xxx;
202.xxx.xxx.xxx;
};

Selengkapnya »

Allowed FTP Akses

Ditulis pada tanggal 20 May 2009 oleh Aditya Perdana No Comments

Bagi yang melakukan NAT dan filtering dengan mesin box Gnu/linux biasa menggunakan IPTABLES dan ketika melakukan filtering port port yang akan dibuka… (karena defautl policy yang kita gunakan adalah DROP). maka akan ada sedikit masalah ketika akan membuka traffic FTP ke Client.

Solusinya adalah dengan meload module NAT FTP ke kernel :

# modprobe ip_nat_ftp

Selanjutnya tinggal membuka port 20 dan 21 di IPTABLES !

Download Packet Tracer 5.0

Ditulis pada tanggal 13 February 2009 oleh Aditya Perdana No Comments

Untuk belajar jaringan khususnya cisco environment sekarang ini semakin mudah saja. Banyak sekali software cisco simulator yang dapat di jadikan media untuk belajar. Salah satunya adalah Packet Tracer.

Packet Tracer adalah software simulasi untuk pembelajaran komprehensif Cisco Networking Academy. Packet Tracer menyediakan simulator yang powerfull, visualization, authoring, assessment, and collaboration capabilities, yang akan membantu siswa dan guru bekerja sama, memecahkan masalah, dan mempelajari konsep yang menarik dan dinamis lingkungan sosial.

Packet Tracer membuat proses belajar-mengajar lebih mudah. Instruktur dan siswa dapat membuat sendiri jaringan virtual untuk eksplorasi, eksperimen, dan penjelasan tentang konsep dan teknologi jaringan.

Packet Tracer 5.0 Video

Bagi yang ingin belajar jaringan lebih dalam dan ingin menjadi soraang network engineer. Software ini sepertinya wajib dipelajari. :D

Download Packet Tracer 5.0 dapat di download disini :

  1. Packet Tracer 5.0 part 1
  2. Packet Tracer 5.0 part 2
  3. Packet Tracer 5.0 part 3

FTP Server with ProFTPD

Ditulis pada tanggal 8 February 2009 oleh Aditya Perdana No Comments

Berikut sedikit catatan saya untuk konfigurasi Proftpd di mesin GNU/Linux (tidak ada perbedaan berarti dengan mesin-masin lainnya). Dari pada ntar-ntar lupa makanya saya paste disini konfugurasi yang sudah diberjalan, siapa tahu satu saat nanti saya perlukan lagi jadi tinggal liat konfigurasinya saja. :D

# cat /etc/proftpd/proftpd.conf

ServerName “Selamat Datang di FTP Server”
ServerType standalone
DefaultServer on
RequireValidShell off
AuthPAM off
AuthPAMConfig ftp
Port 21
Umask 022

# Timeout by utuh^kulaliL
MaxInstances 30
MaxClients 10 “Hanya boleh 10 koneksi!”
MaxClientsPerHost 1 “Anda Sudah login ke server”
MaxClientsPerUser 1 “Anda Sudah login ke server”
TimeoutStalled 120
TimeoutNoTransfer 180
TimeoutLogin 60

Selengkapnya »

Tags: conf, ftp, proftp, Server

Menjadi Network Engineer +

Ditulis pada tanggal 5 February 2009 oleh Aditya Perdana 3 Comments

Apakah anda termasuk seorang network engineer yg merasa tidak ada peningkatan dalam karir? Atau anda suka merasa heran mengapa teman anda yg juga network engineer bisa meraih posisi tinggi atau pindah kerja ke tempat lain, bahkan ke negara lain, yg jauh lebih baik dari sekarang? Atau anda hanya penasaran dan ingin tahu bagaimana caranya memulai karir sebagai network engineer dan kemudian ingin menjadi lebih maju?

Pernahkah terpikirkan bahwa ada orang-orang yg bekerja sebagai network engineer biasa, sedangkan ada yg menjadi network engineer + (plus) bahkan ++ (plus plus)? Hal inilah yg menjadi pembeda antara satu engineer dgn engineer lainnya. Dan saya akan coba tuliskan apa-apa saja point plus tersebut di sini, berdasarkan pengalaman pribadi dan pengamatan selama berkarir di bidang networking. Walaupun fokus utamanya adalah network engineer namun beberapa prinsip bisa diaplikasikan buat engineer di bidang lainnya.

Ada 10 hal yg saya pikir harus dimiliki oleh setiap engineer. Dari 10 hal tersebut 2 yg terpenting dan menjadi dasar adalah pola pikir (mindset) dan sikap (attitude). Memiliki sebagian besar dari daftar ini akan membuat seseorang menjadi network engineer +. Memiliki semua hal di daftar, ditambah hal-hal lain yg sengaja tidak saya tuliskan di sini (misal: ketaatan beragama atau kemampuan mengorbankan hal pribadi demi mencapai tujuan) akan membuat seseorang menjadi engineer ++.

Selengkapnya »

Konfigurasi reportit [cacti traffic report]

Ditulis pada tanggal 23 December 2008 oleh Aditya Perdana No Comments

An example for a typical traffic report :

At first you’ll have to create a report template. Go to “Report Templates” and then click on “add”. Select a data template – in our case “Interface Traffic” – and then click on next.

Now you will see a new screen “Template configuration [new]“.
Type in a name for your template, maybe “Traffic (avg)” and choose the consolidation function “average”. Save it now.

Now you will see two blue hyperlinks in the top right corner. Click on “Create a new measurand” to switch to the measurand configuration.

Use as name “Average traffic in Bits/s” and type in the abbreviation “avg”. The unit should be “Bits/s”, visible = “on”, separate = “off” and then choose “Decimal SI-Prefixes …” under rounding.

Now it will become interesting:
This measurand should return the average of all measuread values during
a reporting period for every data source of your Round Robin Database.
(In this case we have “traffic_in” and “traffic_out”.)
Therefor we can use the formula “f_avg”. Normally a rounter counts Bytes not Bits so we’ve to multiply the value with “8″.

So use as formula:
“f_avg*8″ without quotation marks. Save it. Then you’ll see a table called “Measurands” with one row that contains your new measurand. Click “add” and do the same way again for a measurand called “Maximum” with “f_max*8″ and maybe “f_min*8″.

After all these steps click on the yellow hyperlink on the top of the table “measurands”. You’ll get to the template configuration again. Set locked=”off” and click “save”.

After that we’ve to create a new report configuration.
Click on Management -> “Reports” and then on “add”. Select our new report template “Traffic (avg)” and click on “next”.

At this point you can follow the old powerpoint presentation step by step.

source from here.

Traffic Monitoring dengan SNMP di Slackware 10

Ditulis pada tanggal 16 December 2008 oleh Aditya Perdana 1 Comment

Sudah lama sepertinya tidak membuat tutorial komputer ataupun tips komputer tentang belajar linux yang mudah dan menyenangkan. Nah kebetulan tadi baru saja selesai bikin traffic monitoring dengan cacti untuk memonitoring seluruh server dan router yang ada di Universitas Mulawarman.

Seluruh perangkat sebenarnya sudah terinstall semua SNMP -nya tapi masih ada beberapa server yang blom sempat terinstall SNMP -nya… jadi baru dikonfigurasi sekarang dech… sebelumnya coba cari-cari download paket SNMP dari websitenya http://net-snmp.sourceforge.net/ liat-liat ternyata versi terakhirnya 5.4.2.1

Oke, sekarang kita buktikan seberapa mudahnya belajar linux itu, sekarang kita lanjut ke tutorial komputer bagaimana mengkonfigurasi SNMP di Slackware agar kita dapat melakukan traffic monitoring pada server-server kita.

# cd /usr/local/src

# tar zxvf net-snmp-5.4.2.1.tar.gz

# cd net-snmp-5.4.2.1

# ./configure

# make

# make install

setelah selesai copy contoh file konfigurasinya lalu edit sesuai dengan konfigurasi kita.

# cp EXAMPLE.conf /usr/local/share/snmp/snmpd.conf

# nano snmpd.conf

Yang perlu dikonfigurasi :

#       sec.name  source          community
com2sec local     localhost       public
com2sec mynetwork 222.124.xx.x/29      public

syslocation ICT Center, Universitas Mulawarman.
syscontact Aditya <aditya@ict.unmul.ac.id>

Oke cukup itu saja !

selanjutnya coba jalankan snmp yang baru selesai di install tadi, dengan perintah :

#  /usr/local/sbin/snmpd

Kebetulan pas dicoba menjalankan SNMP dapat error :D

/usr/local/sbin/snmpd: error while loading shared libraries: libnetsnmpagent.so.15: cannot open shared object file: No such file or directory

setelah googling sebentar dapat penyelesaiannya :

For a build to /usr/local, the shared libraries should be in
/usr/local/lib. Also, you will need to add that directory to your shared
library search path, which is not the same as PATH. For bash on Solaris or
Linux:

$ export LD_LIBRARY_PATH=$LD_LIBRARY_PATH:/usr/local/lib

Masalah selesai setelah menjalankan perintah :

# export LD_LIBRARY_PATH=/usr/local/lib

Coba cek jalankan lagi SNMPnya

# /usr/local/sbin/snmpd

Alhamdulillah akhirnya sukses, selanjutnya test apakah SNMP dapat berjalan dengan benar

# snmpwalk -v 1 -c public localhost system

Jika sukses, tinggal membuat agar SNMP selalu diload ketika komputer booting

# echo “usr/local/sbin/snmpd” >> /etc/rc.d/rc.local

Oke, sudah selesai semua, sekarang kita dapat melakukan traffic monitoring terhadap server dan router yang kita punya sekarang. Dalam artikel tutorial komputer maupun tips komputer yang lain, saya juga menulis bagaimana cara installasi dan konfigurasi SNMP pada linux debian. Silahkan disimak dan mudah-mudahan ada manfaatnya. :D

Page 1 of 3123